Seorang Pria Dewasa Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan

oleh -1375 Dilihat
oleh

Foto : suasana di TKP

beritaokuterkini.com – Seorang pria dewasa ditemukan sudah tidak bernyawa di rumah kontrakan miliknya di Desa Penantian, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Minggu (05/05/24) kemarin.

Menurut keterangan saksi kepada pihak kepolisian, Elia Pebrina dan Elmi, yang merupakan sepupu korban, mengatakan kejadian bermula saat mereka datang ke rumah korban sekitar pukul 16.45 WIB untuk menagih utang yang dipinjam oleh korban.

“Saat tiba di tempat, mereka menemukan anak korban, Cika Aura Ramadona (11), mengatakan bahwa korban sedang tidur. Namun, setelah dicek, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang,” ujar Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kasi Humas Polres OKU, IPTU Ibnu Holdon.

Baca Juga :   DPRD OKU Gelar Paripurna Masa Persidangan Ke - II Tahun 2024, Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2024

Mendengar kejadian tersebut, Kapolsek Sosoh Buay Rayap, Iptu Karbianto bersama personelnya segera merespons laporan masyarakat dan mendatangi lokasi penemuan mayat.

“Mayat tersebut diidentifikasi sebagai Juliansyah (45), seorang pekerja swasta yang tinggal di RT 2 Dusun IV Desa Penantian,” beber dia.

Selanjutnya mayat korban kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim Inafis Polres OKU melakukan identifikasi terhadap korban, tetapi dokter yang melakukan pemeriksaan awal tidak dapat memastikan penyebab kematian karena tidak dilakukan otopsi.

Baca Juga :   Semangat Berbagi untuk Kebahagiaan Sesama, YBM PLN dan PIKK Beri Bantuan untuk Kaum Dhuafa

“Keluarga korban telah memberikan surat pernyataan bahwa mereka tidak ingin melakukan otopsi terhadap mayat korban. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga pada pukul 19.30 WIB untuk segera dimakamkan,” imbuhnya.

Meskipun belum ada kepastian mengenai penyebab kematian, dugaan sementara menyebutkan bahwa korban meninggal akibat serangan jantung karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *