
Beritaokuterkini.com | Muara Enim — Dalam upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan pasca momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PLN melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Baturaja melaksanakan pemeliharaan penyulang 20 kV spare (eks Merbabu dan eks Rinjani) di Gardu Induk Simpang Tiga pada Kamis (2/4).
Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan strategis untuk memastikan penyulang cadangan tetap dalam kondisi siap operasi. Dengan kesiapan tersebut, penyulang dapat segera difungsikan sebagai jalur alternatif apabila terjadi gangguan pada kubikel utama, sehingga kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga.
Manager PLN UPT Baturaja, Sugandhi, menyampaikan bahwa pemeliharaan penyulang spare menjadi bagian penting dalam menjaga fleksibilitas sistem. “Penyulang cadangan harus selalu dalam kondisi andal agar dapat segera dioperasikan saat dibutuhkan, sehingga potensi gangguan dapat diminimalisasi tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh Tim Pemeliharaan ULTG Prabumulih yang telah tersertifikasi kompetensi. Seluruh proses pemeliharaan dilaksanakan sesuai standar teknis dan prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memastikan pekerjaan berjalan aman, tertib, dan minim risiko.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menegaskan bahwa pemeliharaan pasca Idulfitri menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kualitas layanan listrik secara berkelanjutan. “Setelah periode siaga Idulfitri, kami terus memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi optimal melalui pemeliharaan rutin. Hal ini penting untuk menjaga keandalan sistem dan memberikan layanan listrik yang aman serta berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Amiruddin.
Seluruh rangkaian pekerjaan pemeliharaan telah diselesaikan dengan lancar sesuai rencana. Ke depan, PLN akan terus melaksanakan pemeliharaan berkala sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatra.(*)





