Sementara Amran BSM Bank mandiri juga mengakui bahwa nasabah bank mandiri juga kerap parkir di badan jalan sehingga menjadi penyebab kemacetan. Dirinya juga tak menampik jika bank mandiri selama ini tak memiliki kantong parkir yang memadai.
“Namun kita sudah arahkan untuk kendaraan pegawai maupun kendaraan dinas Bank mandiri untuk parkir di parkiran Ramayana. Nah yang sering parkir sembarangan itu adalah nasabah yang akan bertransaksi di ATM,” ucap Amran.
Pada kesempatan Itu, KBO Lantas IPDA Anton mengatakan bahwa pada rapat tersebut telah di bahas solusi untuk mengatasi kemacetan di Jalur KTL. bahkan dirinya memberikan solusi untuk para pedagang kaki lima lebih baik diarahkan berjualan di jalan samping ruko di arah ke Cemara.
“Namun kita harus bekerja ekstra. Sebab anak – anak akan menyeberang untuk jajan,” imbuhnya.
Terkait kemacetan yang disebabkan kendaraan antar jemput anak sekolah, IPDA Anton mengatakan akan berkoordinasi kepada Dinas Pendidikan untuk mencari solusi terbaik.
“Ya, tak kita pungkiri penyebab kemacetan juga disebabkan antar jemput anak sekolah. Nah, kita nanti akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan, bagaimana solusinya,” Pungkasnya.(Red)





