Aipda Fritriadi Mediasi Dugaan Perselingkuhan di Muara Dua hingga Berakhir Damai

oleh -220 Dilihat
oleh

Foto : suasana mediasi

Beritaokuterkini. Com | Oku selatan – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang wanita berinisial MM, warga Lingkungan VII Kelurahan Pasar Lama Ulu, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan, dengan seorang pria berinisial P akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui jalur mediasi di Polsek Muara Dua.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (02/12) sekitar pukul 00.15 WIB. Mantan suami MM memergoki keduanya tengah berada di dalam rumah MM pada larut malam, hingga kemudian melaporkan kejadian itu kepada kepala lingkungan. Laporan tersebut diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Muara Dua.

Menindaklanjuti laporan warga, Aipda Fritriadi langsung menuju lokasi dan membawa kedua belah pihak ke Polsek Muara Dua guna mencegah kegaduhan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Baca Juga :   Sebanyak 160 Orang ASN Dan 314 Orang P3K Pada Tahun 2023 dan 2023 Hari Ini Resmi Dilantik Bupati OKU

Dalam keterangannya kepada wartawan, Aipda Fritriadi menjelaskan bahwa keduanya mengaku sedang memperbaiki kunci lemari tempat MM menyimpan dagangan. MM yang bekerja sebagai pedagang sayur meminta bantuan P karena kunci lemari tersebut tidak dapat dibuka.

“Benar, keduanya kami amankan untuk memastikan situasi tetap kondusif. Setelah dilakukan pendalaman, permasalahannya sudah menemukan titik terang dan dapat diselesaikan melalui mediasi,” ujar Fritriadi.

Sejak bertugas sebagai Bhabinkamtibmas pada Juli 2025, Aipda Fritriadi dikenal dekat dengan warga dan aparat lingkungan. Dalam lima bulan terakhir, ia berhasil mendorong pembentukan delapan Pos Satkamling baru sekaligus mengaktifkan kembali pos ronda yang sebelumnya tidak berfungsi. Ia juga aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya keamanan lingkungan serta menghidupkan kembali tradisi ronda malam.

Baca Juga :   Kapolres OKU Akan Berikan Hadia Rp 10 Juta Dan Motor Nmex Jika Masyarakat Dapat Memberikan Informasi Tempat Bandar Narkoba

Upayanya membuat hubungan masyarakat semakin solid dan angka gangguan keamanan dapat ditekan.

Sebagai ujung tombak kepolisian di wilayah binaan, Aipda Fritriadi berharap dukungan penuh dari masyarakat agar situasi keamanan semakin baik ke depannya.

“Saya hanya meminta satu hal kepada warga di wilayah tugas saya, mohon ikhlaskan penghasilan saya—rezeki untuk anak dan keluarga saya—yang saya terima dari gaji serta tunjangan profesi. Saya hanya mengharap ridho-Nya,” ucapnya penuh harap.

Dengan pendekatan humanis dan respons cepat dalam merespons setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat, Aipda Fritriadi menjadi sosok yang tidak hanya menjaga keamanan, namun juga merawat keharmonisan sosial di Muara Dua. (Wgn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *