Satnarkoba Polres OKU Gerbek 15 Bandar Narkoba di Baturaja, Terungkap Modus Baru

oleh -1108 Dilihat
oleh


Foto : Satnarkoba Polres OKU Gerbek 15 Bandar Narkoba di Baturana, Terungkap Modus Baru

Beritaomuterkini. Com | Baturaja –
Satuan Narkoba Polres Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten OKU, khususnya di Kota Baturaja. Dalam dua bulan terakhir, tim Sat Narkoba berhasil mengamankan total 17 orang pelaku tindak pidana narkotika, dengan 15 di antaranya berstatus bandar narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasat Narkoba AKP Deka Saputra menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya keras Polres OKU dalam mengurangi peredaran narkoba yang semakin marak. “Penangkapan para bandar dan kurir narkoba di Kabupaten OKU merupakan bentuk komitmen kami untuk memberantas peredaran narkoba di Baturaja, khususnya,” kata AKP Deka Saputra.
Satuan Narkoba Polres OKU mengungkapkan bahwa seluruh pelaku ditangkap dalam kurun waktu hanya satu bulan, sebuah pencapaian signifikan mengingat pada bulan sebelumnya, aparat juga telah berhasil mengamankan puluhan tersangka narkoba lainnya di wilayah tersebut. Dari 17 tersangka yang diamankan, sebagian besar merupakan bandar narkoba yang telah beroperasi dalam waktu lama, bahkan beberapa di antaranya tercatat sebagai residivis dengan kasus yang berbeda.
Lebih mengejutkan lagi, modus operandi yang digunakan oleh para pelaku terbilang baru. Deka menjelaskan bahwa para bandar dan pemakai narkoba kini tidak lagi bertemu langsung, melainkan melakukan transaksi secara daring menggunakan fasilitas m-banking. “Bandar akan meletakkan narkoba di tempat yang telah disepakati dan mengirimkan foto lokasi barang tersebut kepada pemakai. Ini adalah modus baru yang semakin sulit untuk dideteksi,” ungkap Deka.
Meskipun telah melakukan berbagai upaya, Deka mengakui pihaknya masih menghadapi tantangan besar dalam memberantas jaringan narkoba di OKU. Peredaran narkoba sudah merambah ke pelosok-pelosok desa, yang membuat semakin banyak pelaku yang terlibat dalam bisnis ilegal tersebut.
“Penyebaran narkoba sudah begitu dalam di masyarakat, bahkan hingga ke desa-desa. Ini menjadi tantangan besar bagi kami untuk terus memberantasnya dan memastikan tidak ada lagi yang terjerumus dalam dunia narkoba,” tambahnya.
Polres OKU berjanji akan terus memperkuat patroli dan melakukan penindakan tegas terhadap bandar dan pengedar narkoba. Mereka juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak berwajib.
Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat memberi efek jera kepada para pelaku narkoba dan menurunkan angka peredaran narkotika di Kabupaten OKU. Namun, upaya pemberantasan narkoba tentunya tidak bisa dilakukan sendiri oleh pihak kepolisian, melainkan memerlukan dukungan dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat.
Berita ini menggambarkan komitmen kepolisian dalam menghadapi masalah narkoba di wilayah yang rawan, serta memberikan wawasan tentang modus operandi yang semakin canggih dalam dunia peredaran narkoba. (Hrs)

Baca Juga :   7 Rekomendasi Tempat Liburan di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *