
Foto : Pj Bupati OKU cek alat BPBD OKU
beritaokuterkini.com | Baturaja – Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Muhammad Iqbal Alisyahbana SSTP MM, melakukan pengecekan terhadap peralatan dan personil kesiapsiagaan bencana di halaman Kantor Pemkab OKU, Senin (11/11). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi bencana banjir dan tanah longsor, mengingat musim penghujan yang telah tiba.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD OKU, Drs. Januar Effendi M.Ikom, serta sejumlah pejabat lainnya. Iqbal menjelaskan bahwa peralatan yang disiapkan untuk menghadapi bencana meliputi berbagai alat dan kendaraan seperti perahu karet (6 unit), perahu fiber (2 unit), mesin perahu (4 unit), mobil tangki air (1 unit), mobil rescue (10 unit), mobil pick up (7 unit), hingga motor trail (125 unit). Selain itu, terdapat pula peralatan lainnya seperti mesin sedot apung, chainsaw, tenda pengungsi, dan berbagai perlengkapan lainnya.

“Peralatan ini dapat diperkuat dan ditambah sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Iqbal dalam kesempatan tersebut.
Pengecekan juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Kasat Binmas Polres OKU, AKP Ujang Abdul Azis SE, anggota DPRD OKU Awal Fajri, perwakilan dari Pengadilan Negeri OKU, Teddy Hendrawan, serta unsur Forkopimda dan berbagai instansi lainnya.
Sebelumnya, Pj Bupati juga memimpin apel kesiapsiagaan musibah banjir dan longsor yang diikuti oleh berbagai satuan organisasi, termasuk Kodim 0403/OKU, Polres OKU, BPBD OKU, Dinas Damkar, Dinas Kesehatan, dan sejumlah relawan lainnya. Apel ini bertujuan untuk memastikan bahwa personil yang terlibat dalam penanggulangan bencana sudah terlatih dan siap menghadapi kemungkinan terburuk.
Dalam sambutannya, Pj Bupati menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Menurutnya, musim penghujan adalah siklus alamiah yang dapat membawa berkah, namun juga berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir dan longsor. OKU, yang memiliki topografi bervariasi dengan ketinggian mulai dari 30 hingga 1.980 meter di atas permukaan laut, rentan terhadap kedua jenis bencana ini.
“Beberapa waktu lalu, OKU sempat dilanda banjir besar yang bahkan terjadi hingga tiga kali berturut-turut dalam waktu dekat. Bencana seperti itu dapat merusak sarana prasarana dan menimbulkan kerugian besar, termasuk korban jiwa,” ujarnya.
Iqbal juga menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam menghadapi bencana. Dia berharap bahwa dengan persiapan yang baik, personil dan peralatan dapat segera diterjunkan saat bencana terjadi, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.
“Kesiapsiagaan sangat penting karena bencana tidak pernah bisa diprediksi, kita yang harus siap,” tandas Pj Bupati OKU tersebut.
Dengan adanya pengecekan peralatan dan apel kesiapsiagaan ini, diharapkan Kabupaten OKU dapat lebih sigap dan terkoordinasi dalam menghadapi bencana alam yang mungkin terjadi selama musim penghujan ini.(ADV)







