
Foto : suasannkegiatan
Beritaokuterkini.com | Baturaja – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Raja kembali mengambil langkah strategis dalam menjaga kualitas dan kontinuitas layanan air bersih bagi pelanggan. Sepanjang Februari 2025, perusahaan ini akan melaksanakan serangkaian kegiatan pengurasan dan pemeliharaan berkala di beberapa Water Treatment Plant (WTP) serta booster.
Direktur Perumda Tirta Raja, Bertho Darmo Poejo Asmanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin perusahaan guna memastikan seluruh infrastruktur pengolahan air tetap berfungsi optimal serta menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat.
Beberapa titik utama yang akan menjalani pengurasan meliputi:
Menara di Kantor Pusat Perumda Tirta Raja
WTP Batu Kuning
WTP 2 Tanjung Agung dan Bakung
Reservoir Booster Pasar Induk
WTP Distric (jadwal akan diinformasikan lebih lanjut)
Dalam proses pengurasan ini, Perumda Tirta Raja akan melakukan berbagai tindakan teknis, antara lain:
Pembersihan lumpur dan sampah yang mengendap untuk mencegah penyumbatan serta menjaga kualitas air.
Pembersihan valve pembuang lumpur agar aliran pembuangan tetap lancar.
Penyikatan lumut di dinding bangunan WTP guna mencegah pertumbuhan organisme yang dapat mempengaruhi kualitas air.
Penyusunan ulang lamella agar proses sedimentasi berjalan dengan baik.
Pembersihan media filter dari lumut dan endapan lumpur untuk meningkatkan efektivitas penyaringan air.
Menjaga kebersihan lingkungan WTP agar operasional berjalan lancar.
Perumda Tirta Raja menerapkan prosedur ketat sebelum, selama, dan setelah pengurasan untuk memastikan hasil yang optimal:
1. Sebelum Pengurasan
- Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dikerahkan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan aman.
- Pemeriksaan sampel air baku dan air produksi dilakukan guna mengetahui kondisi awal air.
- Tim Quality Control memantau setiap tahap pengurasan agar sesuai standar operasional.
- Pemeriksaan ulang sampel air dilakukan untuk memastikan air telah bersih dan siap didistribusikan kembali.
Selama proses pengurasan berlangsung, pelanggan di beberapa wilayah berpotensi mengalami gangguan sementara dalam distribusi air.
“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya sebelum proses pengurasan dimulai,” ujar Direktur Perumda Tirta Raja.
Selain pengurasan, Perumda Tirta Raja juga terus berupaya meningkatkan efisiensi distribusi air dengan berbagai langkah, seperti:
- Penanganan kebocoran secara masif.
- Penggantian pompa intake dan pompa distribusi.
- Penataan ulang zona pengaliran.
- Kerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Musi untuk standarisasi pengelolaan air.
Dengan berbagai upaya ini, Perumda Tirta Raja berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kontinuitas layanan air bersih demi kepuasan serta kesejahteraan masyarakat.(Ril)





