Gerakan Literasi di OKU Diperkuat, 25 Desa Terima Tambahan Koleksi Buku

oleh -1196 Dilihat
oleh

Beritaokuterkini. Com | Baturaja — Gerakan literasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus mendapat perhatian serius. Tahun 2025, sebanyak 25 desa di OKU dipastikan menerima tambahan koleksi buku dari pemerintah pusat. Setiap desa mendapatkan 1.000 judul buku baru untuk memperkuat layanan perpustakaan desa.

Kepala Dinas Perpustakaan OKU Ahmad Azhar, melalui Sekretaris Kodirin S.Sos, menyebut bantuan ini menjadi peluang besar untuk menghidupkan kembali semangat membaca, yang belakangan terkikis oleh dominasi gawai.

Baca Juga :   Ahmad Azhar Wakili OKU di Forum Regional Asia Tenggara, Bahas Masa Depan PAUD Holistik Integratif

“Selama ini perpustakaan desa sering terabaikan. Dengan adanya tambahan buku, masyarakat desa jadi punya lebih banyak pilihan bacaan, bukan hanya untuk pelajar tapi juga orang tua, pelaku usaha, hingga masyarakat umum,” jelas Kodirin.

Ia menambahkan, literasi tidak boleh berhenti di sekolah. Perpustakaan desa bisa menjadi ruang bersama untuk belajar, berdiskusi, bahkan membuka peluang ekonomi melalui konsep perpustakaan inklusi.

Meski begitu, Kodirin mengakui ada tantangan besar yang harus dihadapi, mulai dari keterbatasan SDM pengelola, kurangnya anggaran, hingga lemahnya kesadaran masyarakat. Karena itu, Dinas Perpustakaan gencar melakukan pendampingan serta pelatihan teknis agar perpustakaan desa tidak hanya menjadi simbol, tetapi betul-betul dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga :   Begini Cara Mendaftar BPJS Kesehatan Online

“Harapannya, desa yang sudah mendapat bantuan ini bisa menjadi contoh bagi desa lain. Literasi harus tumbuh dari bawah,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *