Dua Orang Diamankan, Kasus Pengeroyokan di Warung Tuak Baturaja Barat Masih Kembangkan Dua DPO

oleh -1010 Dilihat
oleh

Foto : dua pelaku penganiayaan diamankan polisi

Beritaokuterkini.com | Baturaja — Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menangani kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di sebuah warung tuak di wilayah Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Rabu (18/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di warung tuak milik seorang warga bernama Lipson yang berlokasi di Jalan Cor Batu Kuning. Kasus ini diduga melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan.

Polisi telah mengidentifikasi empat orang terlapor dalam kasus ini. Dua di antaranya, yakni Suwandi (38) dan Sudirman (68), telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara dua pelaku lainnya berinisial MI (30) dan FI (32) saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Adapun korban dalam kejadian ini adalah Anwar Simangunsong (55), seorang wiraswasta yang mengalami luka robek di bagian kening sebelah kiri serta luka sayat di telapak tangan kiri. Korban lainnya, Beriman Mangan Sing (45), juga mengalami luka robek di bagian kening kiri dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Antonio.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, para pelaku, korban, dan sejumlah saksi tengah berkumpul sambil mengonsumsi tuak di warung milik Burlian.

“Suasana kemudian memanas setelah terjadi cekcok mulut antara Sudirman dan korban Beriman terkait persoalan gereja. Ketegangan meningkat hingga berujung pada aksi pemukulan, di mana Beriman diduga lebih dahulu memukul Sudirman hingga terjatuh,” ujarnya.

Perkelahian tersebut sempat dilerai oleh saksi di lokasi, dan Sudirman kemudian dibawa berobat ke bidan di kawasan KPR Sukajadi.
Namun, konflik tidak berhenti di situ. Setelah mendapatkan perawatan, Sudirman kembali ke lokasi kejadian dengan menggunakan mobil Toyota Hilux bersama seorang pria bernama Hari Suwandi.

“Setibanya di lokasi, Suwandi sempat mempertanyakan kepada pemilik warung terkait insiden yang menimpa ayahnya. Tak lama kemudian, situasi kembali memanas hingga berujung pada aksi penyerangan terhadap Anwar dan Beriman. Kedua korban mengalami luka serius akibat kejadian tersebut,” tambahnya.

Lanjut dikatakan Kasi humas, tidak lama setelah kejadian, aparat Satreskrim Polres OKU bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kasus ini kini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami motif serta peran masing-masing pelaku dalam peristiwa tersebut.(*)

Baca Juga :   Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah Raih Penghargaan Tokoh Peduli Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *