Bupati OKU Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal Tari Nyambai Ugan dari Jenderal KI Kementrian Hukum RI

oleh -8 Dilihat
oleh

Beritaokuterkini.com | Palembang – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd menerima sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) Komunal untuk Tari Nyambai Ugan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum Republik Indonesia, pada acara penguatan Branding di wilayah melalui kekayaan intelektual di hotel Aryaduta Palembang pada 17-19 Juni 2026.

Bupati OKU mengungkapkan penerimaan sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) Komunal Tari Nyambai Ugan sebagai langkah dan bentuk perlindungan hukum dan pelestarian warisan budaya asli Kabupaten OKU.

“Alhamdulillah, hari ini Tari Nyambai Ugan resmi tercatat negara. Ini pengakuan bahwa budaya Ugan bukan hanya milik OKU, tapi milik Indonesia.
Sertifikat yang kita peroleh ini sebagai bentuk untuk melindungi budaya kita yang resmi telah diakui sehingga dapat lebih mengenalkan budaya OKU,”ujar Bupati OKU H Teddy Meilwansyah.

Baca Juga :   Wabup OKU: Pancasila Adalah Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Sertifikat ini mencatat Tari Nyambai Ugan sebagai warisan budaya asli masyarakat Ulu Ogan. Pencatatan KI Komunal berfungsi melindungi tarian dari klaim pihak asing dan menjadi dasar hukum saat dipentaskan, dikembangkan, atau dikomersilkan.

Lebih dari itu diungkapkan Bupati OKU melalui pencatatan ini, karya seni tradisional tari Nyambai Ugan diakui sebagai ekspresi budaya tradisional milik Komunal masyarakat OKU secara nasional.

Yang mana, proses perlindungan ini diproses melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak luar. Selain itu tegas Bupati OKU perlindungan ini untuk memastikan nilai sejarah dan identitas lokal yang terkandung di dalamnya tetap terjaga dan diwariskan dengan sah.

Baca Juga :   Ditinggal Ke Masjid Rumah Warga Sepancar Hangus Terbakar

Bupati OKU menjelaskan, Nyambai Ugan adalah tarian penyambutan khas masyarakat Ulu Ogan yang gerakannya mencerminkan kehangatan dan gotong royong. Selama ini tarian sering dipentaskan saat menyambut tamu agung, pembukaan acara adat, dan festival budaya.
Pemkab OKU selanjutnya akan membuat buku panduan, dokumentasi video, dan kurikulum ekstrakurikuler Tari Nyambai Ugan agar tidak punah dan diajarkan ke generasi muda.
Hadir juga dalam kegiatan itu mendampingi Bupati OKU, Kaban Bapelitbangda Yoyin Arifianto , Kadis Pariwisata Yan Kurniawan , Kadis Perindag Lukmanul Hakim.
(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *