Bupati OKU Timur Perintahkan Perbaikan Tanggul Jebol di BK 19

oleh -1113 Dilihat
oleh

Foto : Suasana kegiatan

OKU Timur, beritaokuterkini.com – Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., telah memerintahkan Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol di BK 19. Perintah tersebut disampaikan dalam rangka memastikan kelancaran sistem irigasi yang krusial bagi pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian OKU Timur, Junadi, S.P., M.M., mengungkapkan hal ini saat menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah Serentak se-Sumatra Selatan di Desa Dadi Mulyo, Kecamatan Madang Suku II. “Terkait jebolnya saluran irigasi di BK 19, Pak Bupati telah memerintahkan perbaikan secepatnya,” ujar Junadi.

Baca Juga :   Insentif Tunjangan Kinerja Guru di Kabupaten OKU Terhambat karena Absen Elektronik

Junadi menjelaskan bahwa perbaikan ini mendesak mengingat dampaknya terhadap target produksi tahun 2024 yang ditetapkan mencapai 1 juta ton GKP. “Kekhawatiran Pak Bupati adalah untuk memastikan tidak terganggu nya produksi tahun ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Junadi menyebutkan bahwa pemeliharaan irigasi subsekunder menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra (BBWSS) VIII. Koordinasi antara Dinas Pertanian OKU Timur dan BBWSS VIII telah dilakukan untuk memastikan proses perbaikan dapat segera dimulai.

“Saat ini, proses perbaikan sedang dalam tahap pelelangan dan kami optimis dapat segera diselesaikan,” lanjut Junadi. Untuk tanggul-tanggul kecil, Junadi memastikan bahwa perbaikan telah dilakukan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum pengairan besar, sementara perbaikan tanggul besar akan segera menyusul.

Baca Juga :   7 Jenis Pelanggaran Yang Berpotensi Laka Lantas Manjadi Sasaran Operasi Patuh Musi Tahun 2023

Tidak hanya fokus pada perbaikan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pertanian juga telah memberikan bantuan berupa pompa air dan sumur bor di lokasi yang terdampak untuk memastikan kelangsungan aktivitas pertanian.

“Kami telah mendistribusikan pompa air dan membangun sumur bor di wilayah terdampak sebagai upaya mitigasi dampak yang mungkin timbul,” tutup Junadi.

Dengan demikian, upaya Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam menangani masalah tanggul jebol ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan produksi pertanian yang vital bagi ekonomi lokal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *