Diakui Mat Umi, dirinya merasa resah dan cemas untuk meninggalkan cucunya hingga dirinya leboh ekstra menjaga cucunya. “Kami cemas dan resah jika ingin meninggalkan cucu kami apa lagi saat sekolah,” cemasnya.
Menanggapi hal itu Kabag Ren Polres OKU Kompol Adi Sapril memastikan hingga saat ini peristiwa penculikan anak di wilayah Hukum Polres OKU belum ada. “Hingga saat ini belum ada laporan tentang penculikan, itu hanya isu yang beredar liar ditengah masyarakat,” kata Adi Sapril.
Namun terlepas ada atau tidak penculikam anak itu lanjutnya, sebagai orang tua tetap harus waspada dan menjaga dengan baik anak atau cucu kita.
“Kalau di Sumsel khususnya di OKU belum ada pak, kalau daerah lain mungkin ada mungkin juga tidak. Tapi terlepas dari itu kita tetap waspada dan jangan panik,” ujarnya.
Menurut Adi Sapril, beberapa waktu lalu Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH telah memberikan himbauan terkait isu penculikan anak ini.
“beliau meminta agar masyarakat jangan panik, tetap selektif dalam menanggapi isu, tetap waspada dan bila mengetahui hal-hal mencurigakan agar segera melapor ke pihak kepolisian terdekat,” tandasnya. (Red)





