13 Kepala Desa di Kabupaten OKU Protes Pengalihan Rekening dan Penolakan Siltap

oleh -1422 Dilihat
oleh

Foto : suasana di kantor PMD

beritaokuterkini.com – Puluhan kepala desa di wilayah kecamatan Peninjuan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengekspresikan ketidakpuasan mereka di kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) OKU. Jumat (08/12/2023).

Kedatangan mereka bertujuan menolak pengalihan rekening desa dari bank Konvensional ke bank Sumsel Syariah, serta mempertanyakan penolakan pengajuan Penghasilan Tetap (Siltap).

Martina Wati, salah satu kepala desa, menyampaikan bahwa mereka ingin klarifikasi terkait penolakan Siltap yang mereka ajukan. Ia menyoroti bahwa penolakan disebabkan perangkat desa belum memiliki rekening Sumsel Syariah.

Baca Juga :   Bantuan Beras Bencana Dari Pemerintah Pusat Tidak Terserap Maksimal

“Saya mempertanyakan kenapa pengajuan Siltap kami ditolak hanya karena perangkat desa belum memiliki syarat rekening Sumsel Syariah,” ujarnya.

Martina menambahkan bahwa meskipun pengajuan Siltap tidak ditolak, perangkat desa tanpa rekening Bank Sumsel Syariah tidak mendapatkan jaminan dari PMD.

“Kami belum pernah melakukan kerjasama dengan Bank Sumsel Syariah. Kenapa kami diharuskan memiliki rekening di sana? Bukankah bank konvensional juga milik pemerintah?” tambahnya.

Martina menyayangkan perubahan ini, mengingat selama ini tidak ada masalah dengan penggunaan rekening konvensional untuk pencarian dana desa. Pertanyaannya, mengapa tiba-tiba diwajibkan berpindah ke Bank Sumsel Syariah?

Baca Juga :   Polres OKU Gelar Kegiatan Menanam Pohon Dan Tebar Bibit Ikan, dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78 Tahun 2024

“Kami tidak menolak nontunai sesuai arahan PMD, namun kami ingin menggunakan bank konvensional, bukan Bank Sumsel Syariah,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *