Bupati dan Wakil Bupati OKU Sholat Ied Bareng di Islamic Center

oleh -240 Dilihat
oleh

Foto : Suasana kegiatan

Beritaokuterkini.com | Baturaja – Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) H Teddy Meilwansyah, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah sebagai kesempatan untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas diri, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Hal tersebut terlihat ketika Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan sholat Ied bersama di Masjid Islamic Center Baturaja Sabtu, (21/3).

Dalam sambutannya Bupati menyatakan bahwa Idul Fitri adalah hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, dimana umat Islam berhasil melawan hawa nafsu, meningkatkan kualitas ibadah, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Baca Juga :   Pj Bupati OKU ; Akan Berikan Reward Umroh ke Peserta STQ Kabupaten OKU Yang Mendapatkan Juara di Tingkat Nasional

“Selama bulan Ramadhan, kita telah dilatih untuk menjadi pribadi yang sabar, ikhlas, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai ini harus terus kita pelihara dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya membersihkan hati dari khilaf dan kesalahan, serta mempererat tali persatuan di tengah masyarakat. Menurutnya, gema takbir yang berkumandang merupakan wujud rasa syukur atas nikmat yang tak terhingga, yang diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh persatuan.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, meningkatkan pelayanan publik, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, hari raya juga diharapkan menjadi sarana introspeksi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, jujur, amanah, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :   Bupati OKU Selatan Tinjau Pelayanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Buay Rawan, Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah Kepada Masyarakat

“Bersyukurlah kita hidup dalam suasana aman, damai, dan penuh toleransi. Keberagaman suku, budaya, dan agama adalah anugerah yang harus kita jaga bersama demi terciptanya kerukunan sosial yang harmonis,” tegasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *