Panen Raya Jagung Kuartal III: OKU Timur Disorot Jadi Lumbung Pangan Strategis

oleh -1087 Dilihat
oleh

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III: OKU Timur Ditetapkan sebagai Lumbung Jagung Terbesar di Sumsel

Beritaokuterkini. Com | OKU TIMUR – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, kembali membuktikan perannya sebagai salah satu daerah sentra produksi jagung nasional. Dalam rangka Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III tahun 2025, Kabupaten OKU Timur menjadi tuan rumah acara puncak yang digelar secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Acara yang dipusatkan di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto), Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, serta Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru dan Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin turut hadir dan mendampingi para tamu kehormatan dalam kegiatan yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional tersebut.


Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi lintas sektor dalam mendukung program swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, keberhasilan panen jagung di berbagai daerah menjadi indikator nyata dari pencapaian target tersebut.
“Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan usai pelantikan menegaskan bahwa Indonesia harus segera mencapai swasembada pangan. Kita sudah swasembada beras, dan dengan peningkatan produksi jagung, harapannya kita tak lagi perlu impor,” ujar Titiek Soeharto.


Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa Polri bersama kementerian terkait, Perhutani, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya berkomitmen mendorong perluasan lahan tanam jagung hingga mencapai target 1 juta hektare pada 2025.

“Saat ini telah tersedia lahan seluas 819.081 hektare dan yang sudah ditanami mencapai 483.822 hektare. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk merealisasikan target nasional ini,” ungkap Kapolri.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian R. Djayadi dalam laporannya mengungkapkan bahwa sepanjang Kuartal I hingga III tahun ini, Sumsel telah memanen jagung dari lahan seluas 25.952,52 hektare dengan total produksi mencapai 130.735 ton.

Khusus untuk kegiatan hari ini, Panen Raya dilaksanakan di lahan seluas 52 hektare dengan estimasi hasil 271,4 ton, termasuk di Desa Negeri Ratu dan Sabalioh OKU Timur dengan estimasi produksi 150 ton dari lahan 25 hektare. Kegiatan ini melibatkan 259 kelompok tani.

Polda Sumsel juga memaksimalkan pengoperasian lima mesin pengering jagung dengan kapasitas 10 ton per unit, serta menyalurkan 300 paket bantuan sosial kepada para petani sebagai bagian dari dukungan terhadap produktivitas pertanian lokal.


Rangkaian kegiatan juga mencakup peresmian penggunaan lima unit mesin pengering jagung serta pembangunan 21 unit tambahan yang direncanakan selesai pada 2026. Selain itu, digelar pasar murah, peninjauan stand inovasi pertanian, panen simbolis, serta pelepasan hasil panen ke gudang Perum Bulog.

Kegiatan ini juga terhubung secara daring dengan sejumlah Polda di daerah lain yang turut melaksanakan panen serentak sebagai bentuk komitmen nasional dalam mendorong kedaulatan pangan.

Dengan capaian tersebut, OKU Timur kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung jagung terbesar di Sumatera Selatan, sekaligus menjadi contoh sukses integrasi program nasional dengan kekuatan lokal yang berbasis pertanian rakyat.(*)

Baca Juga :   Kades Hingga Tokoh Masyarakat Sebut Andil Besar Teddy dan Agus Fatoni Perbaiki Jalan Poros Lengkiti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *