Terjangkit DBD, Satu Warga OKU Meninggal Dunia : Lurah Kemalaraja Lakukan Fugging

oleh -524 Dilihat
oleh

Foto : suasana Fugging

beritaokuterkini.com – Dalam menyikapi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang merenggut nyawa beberapa waktu lalu, Lurah Kemalaraja, M Sandy Praja Ganta SSTP MM MPd, memimpin langsung operasi Fogging di RT 21 RW 05 Kelurahan Kemalaraja pada Kamis, 1 Februari 2024.

Tindakan tersebut menyusul meninggalnya Margaretha Jessie Putria (13), putri kedua Antonio Edi dari RT 21 RW 05 Lorong Wakaf, Gotong Royong Kelurahan Kemalraja, yang mengidap DBD pada Selasa, 30 Januari 2024.

Lurah Kemalaraja Sandy Praja Ganta mengungkapkan keprihatinannya, mengungkapkan selama Januari 2024, 16 warga Kelurahan Kemalaraja terjangkit DBD, dengan satu orang meninggal dunia. “Sebagian besar yang terdampak adalah anak-anak, termasuk bayi berusia 8 bulan,” ujarnya.

Baca Juga :   Heboh Waga Temukan Mayat Mengapung Di Pulau Wisata Keban Agung

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kemalaraja, bersama Bhabhinkamtibmas Aipda Oval Andriansyah dan Babinsa Sertu Aprizal, pemerintah setempat melakukan Fogging terutama di RT 21 Kelurahan Kemalaraja, penekanan pada Lorong Wakaf untuk kedua kalinya.

Sandy menekankan pentingnya kebersihan lingkungan dan penerapan pola hidup bersih dan sehat secara mandiri dalam memerangi penyebaran nyamuk DBD, melengkapi upaya Fogging yang dilakukan pemerintah.

Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Perhatikan tempat penampungan air, tiriskan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk DBD. Buang barang-barang yang dapat menampung air, kubur kaleng-kaleng bekas, apalagi di musim hujan saat ini, imbuhnya.

Baca Juga :   Dialog Penguatan Internal Polri Dengan Tema Kemerdekaan Pers Dan Perlindungan Jurnalis

Sandy mengimbau warga untuk menerapkan Kebersihan Diri dan Lingkungan (PHBS) serta berpartisipasi aktif dalam pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk. “Mudah-mudahan tidak ada lagi warga yang terdampak dan masalah DBD ini bisa kita atasi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *