Terduga Pelaku Pencurian Getah Karet Yang Tewas Diamuk Masa, Teryata Bukan Warga OKU

oleh -649 Dilihat
oleh

Foto Ilustrasi Istimewah

beritaokuterkini.com – Asnawi (46) terduga pelaku pencurian getah karet yang tewas diamuk massa oleh sejumlah warga desa Lubuk Banjar Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ternyata bukanlah warga OKU. Melainkan pelaku adalah warga propinsi Lampung yang belum lama tinggal di Desa Karta Mulia Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Hal itu diketahui dari pengakuan Kades Karta Mulia Suandi saat di konfirmasi Jum’at (18/8/2023) petang melalui via Telphon.

Menurut Suandi, ia pun belum begitu mengenal Asnawi. “Dia itu (Asnawi, red) bukan warga kita. Dia hanya numpang tinggal di rumah kakak nya, itupun belum lama. Dia asli nya orang Lampung,” ujar Suandi.

Baca Juga :   KPU Kabupaten OKU Akan Melakukan Proses Penunjukan Penetapan DCS

Lanjut dikatakan Suandi, bahwa Asnawi sejak lebih kurang 2 bulan terakhir menumpang tinggal di rumah kakaknya yang berada di wilayah Desa Karta Mulia. Lebih tepatnya di lekis Karta m
mulia yang berada di seberang sungai Ogan.

“Keseharian kakak nya itu memang bertani menyadap karet. Nah dia ikut kakaknya untuk membantu menyadap karet. Tapi kita tidak menyangka juga kalau ternyata dia berbuat seperti itu (mencuri,red),” ungkapnya.

Memang, tambah suandi, dari penuturan kakak Asnawi bahwa Asnawi punya niat untuk pindah ke desa Karta mulia. Namun hal itu baru sebatas wacana saja.

Baca Juga :   Gelapkan Tujuh Dus Rokok, Selesmen PT SURYA MADISTRINDO Diamankan Polisi

“Itu baru rencana dia. Tapi belum pindah jiwa dan masih berstatus warga Lampung. Dan tadi jenazah sudah dimakamkan,” pungkasnya.

Sebelumnya di beritakan seorang warga desa Karta mulia kecamatan Lubuk Batang tewas di massa warga Desa Lubuk Banjar Kecamatan Lubuk Raja lantaran tertangkap tangan mencuri getah karet milik warga. Sementara sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi hangus dibakar massa. Kejadian itu terjadi pada Jum’at (18/8/2023) dini hari (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *