Seorang Warga Desa Pusar Dikabarkan Hilang Saat Selesai BAB di Sungai Ogan Keban Agung

oleh -1562 Dilihat
oleh

Foto : Suana pencarian korban hilang di sungai Ogan desa keban Agung

beritaokuterkini.com – Darwis (40) warga Desa Pusar kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di kabarkan hilang saat selesai Buang Air Besar di sungai Ogan Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji.

Diketahui informasi yang di dapat dari Polsek Semidang Aji saat menerima laporan dari warga bahwa di sungai Ogan Keban Agung telah terjadi peristiwa orang hilang.

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono memalui Kapolsek Semidang Aji IPDA Hartomi mengatakan kronologis kejadian, bahwa Jumat malam sekita 20: 00 WIB Jasmin (Saksi) mengajak korban Darwis untuk BAB di pulau sungai Ogan Desa Keban Agung.

“Menurut keterangan saksi setelah BAB, korban tiba – tiba berlari ke arah tengah sungai untuk menyeberang sungai dan diketahui bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) debit air sungai ogan lumayan tinggi sebatas lutut orang dewasa, kemudian saksi memanggil – manggil korban namun korban masih tetap berlari ke tengah sungai dan tiba – tiba hilang,” jelasnya.

Baca Juga :   Polres OKU Bentuk Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang

Lanjut dijelaskan IPDA Hartomi, setelah kejadian tersebut kemudian saksi langsung pergi meminta bantuan kepada teman – temannya yang berada di rumah kontrakan di Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji.

“Dari informasi yang didapat bahwa Darwis datang ke Desa Keban Agung bekerja di proyek PLTU sebagai pemasak tiang listrik milik tonggak ampuh, yang saat ini mereka tinggal di rumah kontrakan Dusun III Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji,” ujar Hartomi.

Selanjutnya dari informasi tersebut, Anggota Sektor Polsek Semidang Aji di bantu oleh warga langsung melakukan pencarian terhadap korban. Namun debit air sungai Ogan masi tinggi korban sampai saat ini belum ditemukan.

Baca Juga :   Polisi Dalam Proses Penyelidikan Terkait Kematian Pekerja PLTU Keban Agung

“Sampai dengan saat ini personel Polsek Semidang Aji bersama warga Desa Keban Agung terus melakukan pencarian korban dengan cara menyeberang pulau dengan jembatan gantung dan menyisir disepanjang aliran sungai,” ungkapnya.

Adapun ciri – ciri korban, tinggi badan sekita 160 Cm, kulit sawo matang, rambut panjang hingga menutupi telinga, serta korban mengenakan pakaian celana panjang dan baju kaos tangan panjang warna merah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *