Selain Kopi, Teh Juga Banyak Manfaatnya Buat Tubuh Manusia

oleh -186 Dilihat
oleh

Foto Istimewah

BERITAOKUTERKINI.COM – Teh adalah minuman yang populer di seluruh dunia dan memiliki beberapa manfaat yang positif untuk kesehatan. Berikut adalah tujuh manfaat teh yang bisa Anda nikmati:

Sumber antioksidan: Teh mengandung senyawa bernama polifenol, yang merupakan antioksidan alami. Antioksidan membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit.

Menjaga kesehatan jantung: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Teh hijau, misalnya, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi.

Meningkatkan fungsi otak: Teh mengandung kafein, yang dapat memberikan dorongan energi dan meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, teh juga mengandung asam amino bernama L-theanine, yang dapat meningkatkan fungsi otak dengan meningkatkan fokus dan kejelasan pikiran.

Menurunkan risiko kanker: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker prostat. Antioksidan dalam teh dapat membantu melawan pertumbuhan sel kanker dan mencegah kerusakan DNA.

Membantu pengelolaan berat badan: Beberapa jenis teh, seperti teh hijau dan teh oolong, telah dikaitkan dengan peningkatan metabolisme dan pembakaran lemak. Konsumsi teh secara teratur dapat membantu meningkatkan pengeluaran energi tubuh dan membantu dalam usaha menurunkan berat badan.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut: Teh hitam mengandung senyawa bernama polifenol yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi dan infeksi mulut. Minum teh tanpa gula juga bisa membantu mengurangi risiko kerusakan gigi yang disebabkan oleh asam.

Baca Juga :   Kondisi Ekstrem di Sumatera, Warga Diimbau Waspada

Menenangkan dan mengurangi stres: Teh telah digunakan sebagai minuman yang menenangkan selama berabad-abad. Teh herbal seperti chamomile dan peppermint memiliki sifat relaksasi yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

Meskipun teh memiliki banyak manfaat kesehatan, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan tidak berlebihan. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Selain manfaat dari teh, teh juga terdapat beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi teh dalam jumlah yang berlebihan atau pada kondisi kesehatan tertentu. Berikut adalah beberapa efek samping yang perlu diperhatikan:

Kafein berlebihan: Teh mengandung kafein, meskipun dalam jumlah yang lebih rendah dibandingkan dengan kopi. Mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat menyebabkan gangguan tidur, kecemasan, detak jantung yang tidak teratur, atau sulit berkonsentrasi.

Gangguan pencernaan: Teh, terutama teh hitam atau teh hijau yang kuat, dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti mulas, diare, atau perut kembung pada beberapa individu yang sensitif terhadap tanin, zat yang terdapat dalam teh.

Kehilangan mineral: Teh mengandung senyawa yang disebut tanin yang dapat mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh. Jika Anda mengonsumsi teh dalam jumlah yang sangat besar, terutama saat makan, hal ini dapat menyebabkan defisiensi zat besi. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak mengonsumsi teh sekitar satu jam sebelum atau setelah makan.

Baca Juga :   Luapan Sungai Ogan Rusakan Jembatan Gantung, Warga Desa Karang Agung Terdampak

Dehidrasi: Meskipun teh mengandung air, beberapa jenis teh seperti teh hitam atau teh hijau dapat memiliki efek diuretik ringan, yang berarti dapat meningkatkan produksi urine. Jika Anda mengonsumsi teh dalam jumlah yang berlebihan dan tidak cukup menggantinya dengan air, ini dapat menyebabkan dehidrasi.

Risiko kehamilan: Konsumsi teh dalam jumlah yang berlebihan atau minuman berkafein lainnya selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir prematur, atau berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter mengenai konsumsi teh selama kehamilan.

Interferensi dengan obat-obatan: Beberapa senyawa dalam teh dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti obat pencahar atau obat pencahar. Ini dapat mempengaruhi efektivitas obat atau menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker mengenai interaksi yang mungkin terjadi.

Rasa ketergantungan: Meskipun bukan efek samping fisik yang serius, beberapa orang mungkin mengalami ketergantungan psikologis terhadap kafein dalam teh. Mengonsumsi teh secara berlebihan secara teratur dapat membuat seseorang sulit menghentikan atau mengurangi konsumsinya.

Penting untuk diingat bahwa efek samping ini cenderung muncul ketika teh dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan atau jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus. Bagi sebagian besar orang yang mengonsumsi teh dengan jumlah yang wajar. (Berbagai Sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *