Polres OKU Apel Gelar Operasi Patuh Musi 2023

oleh -453 Dilihat
oleh

Foto suasana Apel Gelar Operasi Patuh Musi 2023

beritaokuterkini.com – Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) pimpin langsung apel gelar operasi patuh musi tahun 2023 yang di laksanakan di halaman upacara Mapolres OKU, Senin (10/ 07/2023).

Selain kapolres OKU kegiatan tersebut, dihadiri juga Waka Polres OKU, Seluru Pejabat Tinggi Polres OKU, Para Perwira Polres OKU, Dansubdanpom Baturaja, Kasat Pol PP, serta para undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres OKU menyampaikan amanat Kapolda Sumatra Selatan A Rachmad Wibowo, bahwa saat ini polri telah menetapkan pelaksanaan operasi patuh 2023 secara serentak di seluruh indonesia yang akan di mulai pada tanggal 10 s.d 23 juli 2023 (selama 14 hari) dengan sandi operasi patuh musi 2023.

“Target operasi adalah orang, lokasi, barang/benda dan kegiatan secara tematik sesuai dengan karakteristik di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Lanjut disampaikan Kapolres OKU, dari data hasil anev pelaksanaan operasi patuh musi 2022 dibandingkan dengan operasi patuh musi 2021 mengalami kenaikan dengan perincian sebagai berikut:

jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan dari 0 kejadian menjadi 30 kejadian dengan trend naik sebesar 100% jumlah korban meninggal dunia mengalami kenaikan dari o orang menjadi 6 orang dengan trend naik sebesar 100%; jumlah korban luka berat mengalami kenaikan dari 0 orang menjadi 16 orang dengan trend naik sebesar 100%. Jumlah korban luka ringan mengalami kenaikan dari 0 orang menjadi 22 orang dengan trend naik sebesar 100% jumlah pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan 100% dari 2.344 dikarenakan pelanggaran pada menjadi 53.952 operasi patuh tahun pelanggaran 2021 tidak dilaksanakan penegakan hukum mengingat situasi masih dalam keadaan pandemi covid-19 dan dilaksanakan pada tahun 2022.

Baca Juga :   Nekat Curi Hp di Ruma, Dua Pemuda di OKU Dibekuk Polisi

“Cara bertindak operasi patuh tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya dimana pada operasi patuh tahun ini kita mengedepankan giat edukatif dan persuasif serta humanis dan didukung gakkum secara elektronik/teguran dengan melaksanakan penegakan hukum terhadap tujuh prioritas pelanggaran, ” ujarnya.

Adapun prioritas pelanggaran yakni, pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel pada saat berkendara. Pengemudi atau pengendara ranmor yang masih dibawah umur, pengemudi atau pengendara sepeda berboncengan lebih dari 1 orang, motor yang pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm sni dan pengemudi atau pengendara
ranmor yang tidak menggunakan safety belt, pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus, pengemudi atau pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan.

Baca Juga :   Sebanyak 58 Personil BKO Polda Sumsel Tiba di Mangko Polres OKU

Lanjutnya dengan dilaksanakan operasi patuh musi 2023 diharapkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas akan meningkat serta turunnya angka pelanggaran maupun fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, kepada masyarakat, mari bersama-sama untuk lebih tertib berlalu lintas, siapkan semuanya, kendaraan, fisik, surat- surat, taati aturan-aturan yang ada selama berlalu lintas, sehingga kita bersama bisa menyelamatkan anak bangsa para peserta apel yang saya hormati sebelum saya mengakhiri amanat ini ada beberapa penekanan dari saya yaitu:

“Laksanakan tugas operasi dengan penuh rasa bertanggung jawab, dasari dengan niat beribadah dalam setiap kegiatan semoga allah swt tuhan yang meridhoi setiap pelaksanaan tugas kita, kedepankan sikap senyum sapa salam dalam melaksanakan penindakan pelanggaran lalu lintas baik yang bersifat teguran maupun penilangan, jaga keselamatan, tingkatkan kewaspadaan terhadap pihak – pihak yang berniat melakukan berbuat negatif terhadap polri;
para peserta apel yang saya hormati
demikian sambutan saya, semoga allah swt, tuhan yang maha kuasa selalu memberikan perlindungan, berkah dan petunjuk kepada kita semua, dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, ” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *