Perubahan Cuaca di Kabupaten OKU Meningkatkan Ancaman DBD

oleh -1007 Dilihat
oleh

Foto : kegiatan Pj Bupati OKU hadiri kegiatan musrembang di Kecamatan Lubuk Batang

beritaokuterkini.com – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) saat ini mengalami perubahan cuaca drastis, beralih dari musim kemarau menjadi musim hujan.

Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, menyampaikan pentingnya kewaspadaan masyarakat tidak hanya terhadap potensi bencana alam, tetapi juga ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal itu disampaikan Teddy usai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU. Kamis (18/01/2024).

Baca Juga :   Kemenag OKU Tetap Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Teddy menekankan bahwa musim hujan memicu berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk, menyoroti perlunya kebersihan lingkungan.

“Di musim penghujan, kita harus waspada terhadap banjir dan longsor. Namun, jika masyarakat tidak aktif membersihkan selokan atau tempat genangan air, dapat menyebabkan masalah baru yaitu DBD,” ungkap Teddy.

Teddy mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat untuk bergotong royong melakukan pembersihan, terutama pada saluran air, guna mencegah genangan yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk.

“Kami sudah meminta Dinkes OKU untuk melaksanakan fogging masal guna memutus mata rantai penyebaran DBD,” tambahnya.

Baca Juga :   Empat Pelaku Pungli di Jalan Lingkar Desa Kurup, Tak Berkutik Saat Tangkap Polisi

Pj Bupati OKU memantau bahwa kasus DBD di Kabupaten tersebut sudah mulai menyebar, namun masih dapat dikendalikan. Langkah-langkah konkret seperti fogging masal telah diambil untuk mencegah penyebaran ke wilayah lain.

“Kami juga menerima laporan dari Kecamatan-kecamatan untuk melaksanakan fogging masal. Semoga penyebaran DBD tidak meluas ke wilayah lain,” tutupnya.(Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *