Personel Pos Pengamanan Lebaran Polres OKU Bantu Salah Satu Warga Yang Kehabisan Ongkos

oleh -1269 Dilihat
oleh

Foto : anggota Pospam saat membantu pemudik kehabisan ongkos di loket

beritaokuterkini.com – Personel Pos Pengamanan Lebaran di Area SPBU Batu Kuning Baturaja, membantu warga masyarakat A.n. Ibu Dewi bersama ibu dan anaknya dari Provinsi Jambi menuju Kota Solo, yang kehabisan Ongkos untuk kembali ke Solo. Selasa (16/04/2024).

Tindakan Personil Pos Pam memberikan bantuan dengan mengantar ke Loket Bus di Kota Baturaja tujuan Solo,dan memberikan bantuan ongkos secukupnya.

“ Kapolres OKU Akbp Imam Zamroni, SIK., MH., melalui Ka Pos Pam Batu Kuning Iptu Zulhanas didampingi Ipda Edi Marosa mengatakan peristiwa berawal saat petugas Pos Pam Lebaran Batu Kuning Polres Oku melihat 1 orang perempuan paruh baya dan 1 orang perempuan dengan menggandeng anaknya terlihat kebingungan di pinggir jalan tidak jauh dari Pos Pam Lebaran Batu Kuning Polres OKU,” ujar kasi Humas Polres OKU ITU Ibnu Holdon, Rabu (17/04/2024).

Baca Juga :   Kejari OKU Bantu Tagih Tunggakan Pelanggan PDAM Tirta Raja Baturaja

Melihat itu petugas langsung menghampirinya dan mempersilahkan warga tersebut untuk istirahat ke Pos Pam Lebaran Batu Kuning Polres Oku .

Setelah di Pos Pam Lebaran Batu Kuning Polres Oku, petugas lalu bertanya kepada kedua perempuan dan satu anak laki laki tersebut.

Berdasarkan pengakuannya kepada Petugas, mereka tersebut mengaku sedang melakukan perjalanan dari Provinsi Jambi menggunakan kendaraan umum Bus hendak ke solo. Namun kehabisan ongkos dan turun di di Kota Baturaja. Ujar Iptu Zulhanas.

Mendengar pengakuan tersebut, Iptu Zulhanas meminta bantuan Ipda Edi Marosa yang juga bertugas di Pos Pengamanan Lebaran Batu Kuning untuk mengantar masyarakat tersebut ke Loket Bus di Kota Baturaja. Ucapnya.

Baca Juga :   Wow Teryata Ini Penemu Telepon Pertama di Dunia

Sementara Ipda Edi Marosa membenarkan bahwa ada masyarakat yang kehabisan ongkos dijalan, langkah kami yaitu mengeluarkan surat keterangan kepada masyarakat tersebut lantaran kehabisan ongkos.

Kami berikan surat dispensasi agar bisa dilayani oleh angkutan, baik bus, kapal, maupun kereta, Namun tidak semua masyarakat/pemudik mudah untuk mendapat surat dispensasi karena kehabisan ongkos. Pasalnya, pihaknya akan memberikan surat tersebut kepada masyarakat/pemudik yang benar-benar tidak mempunyai uang untuk kembali ke tempat tujuannya.

Apa yang kami lakukan ini merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kami agar masyarakat/pemudik dapat dengan nyaman dan aman sampai tujuan. Ujar Ipda Edi Marosa. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *