Kemarahan Masyarakat Baturaja Mencapai Puncak Terhadap Layanan PLN: Tuntut Klarifikasi dan Kompensasi

oleh -859 Dilihat
oleh

Foto : Masyarakat lakukan aksi demo di depan PLN Baturaja

beritaokuterkini.com – Kemarahan dan kekecewaan masyarakat Baturaja terhadap layanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) semakin memuncak akibat pemadaman listrik tanpa alasan yang jelas. Ratusan warga dari Kecamatan Peninjauan, Sinar Peninjauan, dan Kedaton Peninjauan Raya menggeruduk kantor PLN setempat sambil membawa peralatan elektronik yang rusak akibat pemadaman yang sering terjadi.

Pemadaman listrik yang sering terjadi telah menyebabkan kerugian materil dan ketidaknyamanan bagi para pelanggan PLN. Banyak rumah tangga mengalami kerusakan pada peralatan elektronik seperti kulkas, televisi, dan peralatan dapur lainnya karena pemadaman listrik yang tiba-tiba dan sering.

Dalam aksi protes yang dilakukan, ratusan warga berkumpul di depan kantor PLN dengan membawa peralatan elektronik yang rusak sebagai bukti dampak negatif yang mereka alami. Kepala Desa Karang Dapo, Martina, yang juga sebagai koordinator aksi, menuntut klarifikasi dari pihak PLN terkait alasan pemadaman yang sering terjadi, serta meminta kompensasi atas kerugian yang mereka derita.

Baca Juga :   Nekat Curi Pakaian di Matahari City Mall, Seorang Perempuan Diamankan Polisi

“Hampir bisa dipastikan setiap hari listrik mati dan masyarakat sudah kesal sehingga datang dengan membawa contoh barang peralatan rumah tangga yang rusak diakibatkan listrik sering mati,” tegas Martina.

Martina menambahkan bahwa peralatan elektronik yang dibawa ke kantor PLN hanyalah sebagian kecil dari barang-barang yang rusak akibat listrik yang sering mati. “Masih ada 4 mobil lagi peralatan rusak, jika diperlukan kami akan bawa ke sini,” ujarnya.

Dalam responsnya, PLN Baturaja diwakili oleh Asisten Jaringan, Muhammad Ahsan, mengungkapkan bahwa terjadinya pemadaman listrik disebabkan oleh tanaman yang tumbuh dekat dengan jaringan listrik. “Kami akan berusaha untuk meningkatkan pelayanan dan tadi sudah disepakati. Masalah kompensasi akan diberikan jika sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” jelasnya.

Baca Juga :   Selain Laksanakan Safari Ramadhan, Pj Bupati OKU Berikan Bantuan Ke Masjid Baitul Rahim Desa Batu Winangun

Atas kekecewaan warga dengan pelayanan PLN Baturaja, warga memberikan trophy kepada PLN Baturaja dengan predikat juara satu mati lampu. Warga berharap dengan protes mereka, pelayanan PLN akan membaik dan pemadaman listrik yang sering terjadi dapat diminimalisir. (HRS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *