Kapolres OKU Mengajak Masyarakat Berhenti Bermain Judi Online Slot: Dampak Kecanduan Judi Online yang Perlu Diwaspadai

oleh -754 Dilihat
oleh

Foto suasana

beritaokuterkini.com, OKU – Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Arif Harsono, menghimbau keras kepada warga Bumi Sebimbing Sekudang untuk berhenti terlibat dalam perjudian online, khususnya permainan judi slot. Himbauan ini datang sebagai respons terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh kecanduan judi online, yang seringkali mendorong individu ke dalam perilaku kriminal.

Pernyataan Kapolres OKU tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres OKU pada Rabu (04/10/2023). Konferensi pers ini juga membahas berbagai kasus kriminal yang terjadi di wilayah tersebut, termasuk perampokan di sebuah Indomart di Desa Lubuk Rukam, penipuan yang menawarkan korban posisi sebagai Pengamanan Dalan (Pamdal) di Kantor DPRD OKU, serta pencurian di sebuah toko manisan di Kelurahan Kemalaraja, Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Baca Juga :   Pj Bupati OKU ; Akan Berikan Reward Umroh ke Peserta STQ Kabupaten OKU Yang Mendapatkan Juara di Tingkat Nasional

Kapolres OKU, AKBP Arif Harsono, menyoroti fakta bahwa beberapa pelaku kejahatan yang ditangkap mengaku menggunakan hasil kejahatan untuk kegiatan yang tidak produktif, seperti minuman keras dan judi online.

Dalam percakapan dengan salah satu pelaku perampokan di Indomart, Kapolres menanyakan, “Uang hasil aksi kejahatan ini, kemana uangnya?” Pelaku tersebut menjawab, “Uangnya habis saya gunakan untuk minuman keras dan bermain judi slot.”

Kapolres OKU menekankan bahwa perjudian online telah menjadi fenomena yang meresahkan, bukan hanya di Kabupaten OKU, tetapi juga di wilayah lain. Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran tentang bahaya judi online, baik dalam bentuk permainan maupun game lainnya.

Baca Juga :   Tujuh Kecamatan di OKU Berpotensi Karhutlah

“Banyak video yang menggambarkan cara kerja bandar judi online, dengan menekankan bahwa kemenangan dalam judi online hanyalah hasil dari manipulasi bandar dan bukan karena keterampilan pemain, ujar Kapolres

Dalam konferensi pers tersebut, selain Kapolres OKU AKBP Arif Harsono, turut hadir Waka Polres OKU Kompol Farida Aprillah, Kasat Reskrim Akp Wanda Dhira Bernard, dan Kasi Humas Polres OKU AKP Budi Santoso. Mereka bersama-sama mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah perjudian online dan menegaskan komitmen mereka dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah OKU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *