Kabupaten OKU Digegerkan Dengan Peristiwa Berdarah, Menantu Tewas, Mertua dan Anak Kritis

oleh -1650 Dilihat
oleh

Foto salah satu dari ketiga orang tersebut yang terlibat dalam peristiwa berdarah

beritaokuterkini.com – Telah terjadi peristiwa berdarah antara mertua, anak dan menantu di wilayah Desa Batu Putih Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Diketahui pada saat warga setempat mendatangi di tempat kejadian, warga sudah menemukan ketiga nya sudah berlumuran darah. Kamis (27/07/2023).

Dalam peristiwa itu 1 dari ketiga orang tersebut Rlyan Farizon (46) sang menantu tewas di tempat kejadian dengan luka di bagian wajah, serta 7 lukah tusukan di sekujur korban, serta didapatkan parang yang masi menempel di leher korban.

Sementara Tri Agustin (32) dan ayahnya Ermiadi (65) dalam keadaan kritis dengan masing-masing mengalami 13 luka bacok dan tusukan di sekujur tubuh.

Baca Juga :   Sebanyak 58 Personil BKO Polda Sumsel Tiba di Mangko Polres OKU

Belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya peristiwa berdarah dalam satu keluarga tersebut. Saat ini Polisi masih berupaya mengungkap kasus berdarah itu. Sedangkan korban selamat masih dalam keadaan kritis dan dirawat intensif di IGD Ibnu Sutowo Baturaja.

Informasi yang beredar kejadian bermula ketika sang istri dari Elyan Farizon, Tri Agustin alias Tina menjalin hubungan asmara dengan Sarkoni (35) yang menjadi pria idaman lain Tri. Bahkan keduanya sempat lari dari rumah dan berpindah-pindah. Padahal status Tri masih istri sah Elyan.

Baca Juga :   PJ Bupati OKU Lantik 36 Paskibraka Yang Akan Bertugas Dalam Pengibaran Dan Penuruan Bendera Merah Putih Pada Perayaan HUT RI

Sebelum kejadian berdarah, Tri dan Sarkoni sudah tinggal di rumah Ermiadi beberapa hari. Mengetahui hal tersebut, akhirnya Elyan pulang ke rumah dan mendapati keduanya sedang di rumah.

Walhasil, Terjadi keributan yang akhirnya Ayah Tri menyuruh Sarkoni disuruh lari hingga terjadilah peristiwa berdarah tersebut.

Kapolres OKU, AKBP Arif Harsono melalui Kapolsek Baturaja Barat Iptu Yusrizal didampingi Kanit Reskrim Ipda Bustomi membenarkan adanya kejadian pertengkaran antar keluarga yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 2 lainnya kritis.

“Kita masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” kata Kapolsek. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *