Diduga Pelaku Pencurian Tewas Diamuk Warga, Lantaran Curi Getah Karet Milik Warga Desa Lubuk Banjar

oleh -1147 Dilihat
oleh

Foto Pelaku saat di Rumah Otopsi di Kamar Mayat RSUD Baturaja

beritaokuterkini.com – Beredar Informasi dari Masyarakat, salah pelaku pencurian yang belum diketahui identitasnya tertangkap basah saat mencuri getah karet di wilayah di Desa Lubuk Banjar Kecamatan Batumarta Kabupaten OKU, akibat kejadian itu pelaku meninggal dunia karna diamuk warga. Juma (18/08/2023).

Mengenai peristiwa tersebut, belum ada informasi pasti mengenai kronologis kejadian tersebut. Bahkan Saat portal ini tiba di Kamar jenazah RSUD Baturaja, jenazah sudah di bawa pihak keluarga untuk dikebumikan .

Saat di konfirmasi Kapolsek Lubuk Raja IPDA Andi Andry hanya mengatakan ada peristiwa pencurian getah karet yang tertangkap massa. “Ada pencurian getah karet dan tertangkap massa. Sudah saya koordinasikan ke Kasatreskrim polres OKU,” Jawab singkat IPDA Andi.

Baca Juga :   Respon Cepat Bantu Korban Banjir Musi Rawas Utara, Kapolda Sumsel Irjen Rachmat Wibowo : Bukti Polri Hadir ditengah Masyarakat

Sementara Kasatreskrim Polres OKU AKP Wanda Dhira Bernard saat di konfirmasi saat diruang jenazah RSUD Ibnu Sutowo hanya membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya dirinya juga belum mengetahui pasti seperti apa kejadiannya dan belum mengetahui identitas pelaku.

“Saya baru satu hari bertugas di OKU. Saya belum tahu, tadi memang ada informasi dari Kapolsek Lubuk Raja mengenai adanya pencurian yang tertangkap tangan oleh massa. Saat ini Kanit Pidum masih berada di TKP,” ujar AKP Wanda.

Baca Juga :   Pj Bupati OKU Tinjau Langsung Lokasi Tumpukan Sampah di Jalan Lintas Tengah Sumatera

Menurut AKP Wanda jenazah memang sudah di ambil pihak keluarga dan keluarga nya sudah menerima kejadian itu.

” Sudah diambil keluarganya dan dibawa pulang. Keluarga juga sudah menerima kejadian ini,” tukasnya.

Sementara saat wartawan ingin mengkonfirmasi kebenaran mengenai peristiwa tersebut, melalui pesan WhatsApp kepada Kepal Desa Lubuk Banjar namun belum mendapatkan balasan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *